Selasa, 31 Januari 2012

PLN dan RINA Teken Kontrak Jasa Konsultan


INILAH.COM, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan memanfaatkan teknologi Compressed Natural Gas (CNG) untuk memenuhi kebutuhan energi primer pembangkit listrik, sekaligus untuk mengurangi konsumsi BBM yang selama iniI masih digunakan untuk mengoperasikan beberapa pembangkit listrik. 

Sebagai langkah awal, PLN telah mengikat kerja sama dengan RINA, konsultan internasional, untuk pembuatan dan penyusunan dokumen penelaahan transportasi dengan CNG Marine dari kota Gresik ke Pulau Lombok. Kesepakatan kerjasama itu telah ditandatangani oleh Kepala Divisi Gas dan BBM M. Suryadi Mardjoeki dengan Direktur RINA Indonesia Eri Darmasetiawan, Selasa (31/1) di Kantor PLN Pusat.

RINA merupakan perusahaan internasional asal Italia yang bergerak antara lain di sektor klasifikasi, oil and gas, technical advisory dan power plant. Untuk teknologi CNG, RINA telah mengembangkan RINA rules and guidelines for the exploitation, transport and storage of compressed natural gas (CNG Guidelines). Selain itu, perusahaan ini juga telah memiliki dokumen RINA rules and guidelines for the exploitation, transport and storage of compressed natural gas (CNG Guidelines). Dalam penugasan ini RINA akan mendisain pola pengiriman CNG lewat laut sehingga faktor ekonomi dan teknis dapat dicapai secara optimal dengan memperhatikan sisi keamanan, keselamatan sebagaimana disyaratkan dalam CNG Guidelines dan aturan lain yang berlaku.