Banjarmasin (ANTARA News) - Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta mengatakan Kalimantan cocok bagi pengembangan energi nuklir karena karakteristiknya yang bebas dari gempa dibandingkan Jawa. Meskipun pola pikir masyarakat belum bisa menerima pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Ada dua wilayah di Kalimantan yaitu Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur yang siap mengembangkan energi tersebut, namun kini Kementerian Ristek masih fokus mengembangkan energi nuklir di Sumatera, kata Menristek dalam dialog interaktif dengan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin dan para peneliti dari lembaga Litbang regional Kalimantan Jumat.
Di Kalsel kata dia, sudah dua instansi yang memanfaatkan energi tersebut yaitu RSUD Ulin Banjarmasin dan di pabrik pakan ternak Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.Pemanfaatan energi pada dua lokasi di Kalsel tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Batan.