JAKARTA, Jaringnews.com – Teknologi pembangkit listrik dari gas buang pabrik (waste heat recovery power engineering/WHPRG) yang digunakan di PT Semen Padang menghasilkan sejumlah keuntungan. Antara lain, menghasilkan tenaga listrik senilai Rp 33 miliar per tahun.
“Dengan demikian, ada penghematan biaya sekitar 20% terhadap Pabrik Indarung V,” kata Direktur Penelitian-Pengembangan dan Operasi Semen Padang, Agus Boing Nurbiantoro, di Jakarta kemarin lusa (26/1).
“Teknologi WHRPG akan mengurangi gas CO2 sebesar 43.117 ton per tahun,” kata Agus. Teknologi tersebut menghasilkan listrik sebesar 8,5 megawatt (mw) dari panas yang terbuang dalam proses produksi. Itu setara dengan 63,2 GWh/tahun.
Pengembangan teknologi WHPRG di Semen Padang menelan investasi senilai Rp 200 miliar. Dari situ, dana dari NEDO (Jepang) mengambil bagian Rp 130 miliar. “Yang ditanggung Semen Padang Rp 70 miliar,” kata Agus lagi.