Rabu, 25 Januari 2012

Hingga 2025, PLN Hanya Bisa Manfaatkan 20% Energi Terbarukan


JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) menegaskan hingga 2025 hanya dapat mencapai 20 persen pemakaian Energi Baru Terbarukan. 

"Saat ini untuk geotermal dan PLTA itu 11 persen, kira-kira enam persen PLTA dan lima persen PLTP, itu lah renewable yang paling besar yang dipakai PLN," ujar Direktur Utama PLN Nur Pamudji yang ditemui dalam acara diskusi METI, di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Rabu (25/1/2012).

Dia mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan energi geotermal hingga 13 persen dan PLTA enam persen, menjadi 19 persen dari energi yang dibangkitkan pembangkit milik PLN di 2020. "Di 2020 dan 2025 itu jadi 20 persen dari geotermal dan lima persen kita cari itu dari biomassa," tegasnya.

Namun, energi biomassa kembali mempunyai masalah di pengaturan konsesi dan tarif....